Pontianak, kalbar.kpu.go.id - Lima hari menjelang pendaftaran bakal calon dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2012, bertempat di ruang Bahaum, berlangsung rapat kerja (raker) KPU Provinsi dan Komisi A DPRD Provinsi Kalbar (Kamis,31 Mei 2012).
Raker dipimpin oleh Ketua Komisi A, H. Retno Pramudya, S.H. dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi A, seperti N. CH. Saiyan, Bonifatius Benny, H. Syafarudin HUM, H. A. M. Djapari, dan Antonius Situmorang. Sementara itu, dari KPU Provinsi hadir Ketua, A.R. Muzammil didampingi Muhammad Isa, Delfinus, Sofiati, dan didampingi pejabat sekretariat Drs. Firman Hutabalian dan staf Faisal Abdul Hadi.
Dalam raker yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Ketua Komisi A, Retno Pramudya menyampaikan tujuan raker dilaksanakan sebagai bagian dari agenda yang sudah disusun oleh DPRD dalam ikut mengawal pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2012.
Ketua KPU Kalbar ketika diminta memaparkan hal-hal yang sudah dilakukan oleh KPU Provinsi dan jajarannya, menyampaikan tahapan yang sudah dan sedang dilaksanakan sampai dengan akhir Mei 2012 ini. A.R. Muzammil menyampaikan bahwa tahapan Pemilukada yang sudah dilaksanakan, seperti pembentukan badan ad hoc di seluruh Kalbar. Badan ad hoc yang sudah terbentuk di 14 kabupaten/kota di seluruh Kalbar, meliputi PPK: 174; PPS: 1971, dan PPDP: 11.026 PPDP. Sementara untuk data pemilih, jumlah DP4 yang diterima dari Pemprov pada tanggal 23 April 2012 lalu, yaitu 3.639.810. Dibandingkan dengan DPT Pemilu terakhir di 14 kabupaten/kota di Kalbar, yang berjumlah 3.228.444, terjadi penambahan sebesar 411.366 atau 12,74%.
Disampaikan juga oleh A.R. Muzammil, bahwa KPU Kalbar telah menetapkan lima pemantau yang memenuhi syarat dan diberikan sertifikat akreditasi sebagai pemantau pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2012 ini.
Ditambahkan oleh Muhammad Isa, Anggota KPU Kalbar yang membidangi data pemilih, “Dalam proses pemutakhiran data pemilih, KPU Provinsi Kalbar bersama KPU Kabupaten/Kota melakukan pengecekan terhadap DP4 dengan program DPTools untuk mengetahui pemilih yang terdaftar ganda, pemilih masih di bawah umur, atau pemilih berusia di atas 90 tahun. KPU Kabupaten/Kota kemudian melakukan penyandingan dengan DPT Pemilu terakhir pada saat menyusun daftar pemilih., sebelum dimutakhirkan (coklit) oleh PPS dibantu PPDP.”
Dalam Pemilukada kali ini, Muhammad Isa juga menyampaikan bahwa KPU Provinsi sudah menetapkan penggunaan stiker untuk di tempel di rumah-rumah sebagai bukti bahwa pemilih di rumah tersebut (dalam tiap KK) sudah didaftar sebagai pemilih. Pada saat pengumuman DPS mulai 24 Juni 2012 nanti, KPU Kalbar juga akan mengumukan secara online melalui website http://kalbar.kpu.go.id
Anggota Komisi A DPRD Provinsi, Antonius Situmorang, menyampaikan saran kepada KPU Provinsi agar melakukan supervisi ketat menyangkut kerja PPDP. Sementara, anggota Komisi A lainnya, Saiyan, meminta KPU Provinsi untuk memperhatikan masalah pemilih yg masih terdaftar ganda, dan jika masih ditemukan agar segera mencoret salah satunya.
Saat menutup raker, Retno Pramudya, menyampaikan harapan agar Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2012 bisa berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis.
















